FIKSI

Motékar: Tarawih

×

Motékar: Tarawih

Sebarkan artikel ini
Motékar oleh Cevi Whiesa Manunggaling Hurip

Sandal jepit warna hijau yang dibeli Ramadan tahun lalu dengan uang THR, malam ini menemui Ujang di mimpinya.

“Jang, adikku Kiwa sudah hilang hampir setahun. Kalau gak salah terakhir ketemu waktu tarawih. Tolong besok kamu tarawih ya, cari Kiwa, yang satu ini cengeng banget. Masih untung belum putus, celaka banget kalau Kiwa udah jadi tutup lubang lodong. Tarawih jangan pas hari terakhir aja dong, aku gak mau senasib.”

Mau malu tapi tanggung, akhirnya dia tarawih dari hari pertama gegara disuruh sandal jepitnya. Lewat mimpi pula.

14 Maret 2024

Motékar adalah rubrik fiksi yang diasuh oleh Cevi Whiesa Manunggaling Hurip. Memuat fiksimini dan puisi. Instagram @cevi_whiesa

FIKSI

Oleh Qeis Surya Sangkala “Bunda, mereka berlarian hendak menjemput….

FIKSI

Oleh Cevi Whiesa Manunggaling Hurip “Sudah selesai, Aa. Terima…

FIKSI

Oleh Ria Arista Budhiarti Seorang suami tidak diizinkan masuk…

FIKSI

Oleh Qeis Surya Sangkala Aneh dari tadi suamiku terus-terusan…