MEREBEJA.COM – Siang itu, Minggu 8 Desember 2024, cuaca menyelimuti wilayah Rukun Tetangga (RT) 041 Liliba, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT, tak begitu panas.
Rimbunnya pepohonan dan rumput yang tumbuh di kawasan itu, semakin menambah suhu di lingkungan RT 041 semakin teduh.
Sekitar pukul 14.00 Wita atau jam 2 Siang, bakal dimulai hajatan di RT 041, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Ratusan warga berkumpul di halaman depan rumah milik Zakarias Balan, warga setempat. Sebuah pesta demokrasi akan berlangsung di sini. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Unik memang, karena tak lazim seperti perhelatan umum lainnya. Tak segempar seperti pemilihan presiden, gubernur, bupati dan walikota, tetapi sarat penuh makna.
Warga pun mempersiapkan diri untuk menggelar pemilihan langsung ketua RT 041 yang dikemas ala pencoblosan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada). Tersedia tempat pemungutan suara (TPS), sejumlah petugas selayaknya tim Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan bilik suara.
Pemungutan suara nyaris tak ada bedanya dengan tata cara pencoblosan Pilkada. Satu per satu warga yang telah terdaftar sebagai pemilih mengantre untuk menunjukkan identitas kepada petugas di lokasi pemilihan tersebut.
Setelah tercatat, para pemilih dipersilahkan duduk untuk menunggu giliran panggilan dari petugas melalui pengeras suara. Petugas pun akan memanggil pemilih berdasarkan urutan kedatangan untuk diberikan surat suara.
Namun, sayangnya pemilihan yang akan dilanjutkan ke tahap pemilih masuk ke bilik suara dan mencoblos surat suara yang terlampir gambar pasangan calon ketua RT 041, itu tidak berlanjut.
Pasalnya, salah satu calon ketua RT 041 Liliba dengan resmi menyatakan mundur sebagai calon dan kembali mendukung lawannya untuk terpilih menjadi ketua RT 041 Liliba. Calon ketua RT 041 Liliba yang menyatakan mundur sebagai calon, itu adalah Paulus Nesi. Ia mundur dan kembali mendukung lawannya Finsensius Loye sebagai ketua RT 041 Liliba di periode 2025-2028.
“Nah tadi pas persiapan pemilihan ketua RT 041 Liliba, salah satu calon yaitu bapak Paulus Nesi mengundurkan diri dan dukung bapak Finsen Loye jadi ketua RT. Sehingga warga pun sepakat tidak coblos dan langsung tunjuk bapak Finsen Loye secara aklamasi menjadi ketua RT 041 Liliba 2025-2028” ujar ketua tim formatur pemilihan RT 041 Liliba, Redemtus Hardin di lokasi pemilihan, Minggu, 8 Desember 2024.
Redemtus menyebut, dengan mundurnya Paulus Nesi sebagai calon RT 041 Liliba, maka dengan demikian Finsensius Loye kembali terpilih secara aklamasi sebagai ketua RT 041 Liliba, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT pada periode 2025-2028. Finsen sebelumnya menjabat posisi tersebut sejak 2021-2024.
Terpilihnya Finsensius Loye secara aklamasi ini, lanjut Redemtus, dikarenakan sang penantangnya, Paulus Nesi dengan resmi mengundurkan diri dihadapan warga. Warga pun bersepakat tak harus melakukan pencoblosan. Mereka dengan sepakat untuk memilih pemimpin di tingkat RT 041 yakni, Finsensius Loye.
“Kami tim formatur tawarkan, satu calon ini tiba-tiba mundur saat mau melaksanakan pencoblosan, apakah lanjut atau tidak. Semuanya sepakat tidak perlu lagi coblos dan sepakat bapak Finsen jadi ketua RT 041 Liliba lagi. Dan, kami putuskan bapak Finsen terpilih secara aklamasi” ujarnya.
Redemtus pun mengaku, sebuah percontohan kecil upaya warga untuk memberi kebebasan terhadap seseorang dalam menentukan sosok pemimpin yang dinilainya patut dijadikan suri tauladan di RT 041 Liliba. Mereka berpartisipasi langsung menunjuk pemimpin harapan mereka.
“Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di RT 041 Liliba ada 363 yang memiliki hak pilih dan itu diundang tapi dengan adanya bapak Paulus Nesi mundur, semuanya sepakat bapak Finsen kembali jadi ketua RT.”ungkapnya.
Sementara itu warga RT 041 Liliba, David Loba, S.Pd.,M.Pd yang juga Dosen FKIP PJKR Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, itu menyampaikan proficiat kepada Finsensius Loye yang kembali terpilih secara aklamasi menjadi ketua RT 041 Liliba.
David bilang, sebagai warga RT 041, kegiatan seperti ini baru kali pertama digelar di wilayahnya. Pemilihan ketua RT yang dilaksanakan ala pencoblosan pilkada ini muncul atas gagasan tim formatur sebelumnya.
Pihak Kelurahan pun mewujudkan keinginan warga karena secara tak langsung justru menanamkan pendidikan politik yang jujur dan adil dalam kebersamaan serta kesamaan tujuan untuk RT 041 ke depan.
“Hari ini mereka semua berkumpul membiasakan arti dari demokrasi yang sesungguhnya. Apalagi tahun ini adalah tahun politik.” ungkap David.
Terpantau Koranmedia.com di lokasi pemilihan itu, usai dinyatakan terpilih secara aklamasi, warga pun sorak-sorai dengan terus bersahutan mendukung Finsensius Loye yang terpilih itu.
David pun mengapresiasi dengan baik langkah pemilihan ketua RT ala Pilkada tersebut. Mereka ikut berkerumun mendukung. Hal ini diharapkan menjadi cermin bagi RT lain di wilayah Liliba untuk turut menyusulnya. Sebagai catatan, biasanya pemilihan ketua RT menampung aspirasi warga melalui musyawarah.
“Demokrasi seperti inilah yang warga harapkan. Meski dari tingkat paling kecil, prosesnya jujur dan damai tanpa pelanggaran. Siapa pun terpilih, kami senang dan mendukung. Semoga bisa menjadi contoh bagi semua di lingkungan RT 041,” kata David.
Keputusan Finsensius Loye kembali terpilih secara aklamasi, itu tak memancing suasana memanas, justru mereka larut dalam kebersamaan. Siapa pun calon yang terpilih, warga RT 041 Liliba tidak bergejolak. Mereka menerima hasil keputusan final tanpa harus saling sikut.
Sebagai informasi, terdapat dua calon ketua RT 041 Liliba, yakni Finsensius Loye nomor urut 01 dengan tagline Aman, Damai, Elok dan Mandiri (ADEM) dan Paulus Nesi nomor urut 02 dengan tagline Selalu Siap dan Selalu Ada (SILAU).
Sementara itu, Finsensius Loye yang terpilih secara aklamasi sebagai ketua RT 041, itu menegaskan agar dirinya akan melanjutkan program-program yang sebelumnya sudah digagas, yakni kebersihan lingkungan, keamanan lingkungan dan ketahanan pangan di wilayah RT 041.
“Saya berterimakasih kepada semua warga RT 041 Liliba yang kembali mengutus saya sebagai ketua RT. Saya akan lanjut progam lingkungan bersih, keamanan dan terpenting ke depan kita akan buat ketahanan pangan di wilayah Liliba untuk mendukung program pemerintahan Presiden RI bapak Prabowo Subianto.” ujarnya.
Anggota Polri dari unit Satwa Dit Damapta Polda NTT itu menyebut bahwa ke depan, dirinya akan menyiapkan sejumlah tong sampah disetiap jalan-jalan di wilayah RT 041 Liliba. Tujuannya, beber dia, agar masyarakat dapat membuang sampah di tempat yang sudah disiapkan tersebut.
“Kita akan buat tong sampah lagi. Supaya warga setempat dan masyarakat yang lewat, bisa buang sampah di tempat yang sudah kita siapkan” cetusnya.












