SAWANGAN

Pendidikan oleh dan untuk Semua

11
×

Pendidikan oleh dan untuk Semua

Sebarkan artikel ini

MEREBEJA.COM – Bicara tentang pendidikan, akan ada banyak persepsi. Kebanyakan menganggap bahwa pendidikan secara sempit dalam arti akses kepada lembaga pendidikan atau sekolah. Ki Hajar Dewantara mengemukakan pemikiran soal pendidikan yakni upaya untuk memajukan pertumbuhan budi pekerti, pikiran, dan tubuh anak.

Jika kita melihat kepada pengertian Bapak Pendidikan Nasional tersebut, sudah sangat jelas bahwa pendidikan adalah upaya, bicara tentang upaya, maka kita perlu meluaskan makna terhadap pengembangan sikap, pengetahuan, dan jasmani. Masyarakat perlu memandang bahwa pendidikan bukanlah soal lembaga formal atau sekolah, ada lembaga pendidikan nonformal dan informal. Pendidikan informal sering terlupakan yakni keluarga.

Masyarakat seolah mulai hilang kepercayaan diri dalam mendidik anak, dan cenderung mempercayakan sepenuhnya pada guru di sekolah. Alhasil orang  tua berlomba mencari sekolah ‘terbaik’ bagi anak dengan biaya yang tinggi. Orang tua berani membayar mahal untuk membeli layanan pendidikan dan waktu mendampingi anak secara penuh. Kebanyakan merasa tidak punya waktu untuk mendidik anak di rumah, sehingga menitipkan anak di sekolah menjadi solusi alternatif.

Kita semakin lupa bahwa tugas pendidikan anak adalah tugas pokok orang tua. Kita lupa bahwa guru adalah mitra bagi orang tua bagi anak, bukan penyedia jasa tanpa ada komunikasi berkelanjutan. Guru dan orang tua diiringi dengan peran masyarakat perlu bekerja sama, karena pendidikan untuk dan perlu dikelola oleh semua. Pembelajaran Betapa kuatnya pengaruh adaptasi model pendidikan yang mengadaptasi dari pendidikan formal barat. Sadarkah kita bahwa budaya gotong royong dalam pengasuhan dan pengajaran semakin menurun?