FIKSI

Motékar: Doa

×

Motékar: Doa

Sebarkan artikel ini
Motékar oleh Qeis Surya Sangkala

Oleh Qeis Surya Sangkala

“Bunda, mereka berlarian hendak menjemput. Setelah kata-kata berterbangan dari bibirmu, berkumpul dalam telapak tanganmu dan kemudian berpencar menuju Tuhan. Bukankah tertawa juga doa?”

Berdoalah ketika dalam keadaan apapun!

Motékar adalah rubrik fiksi yang diasuh oleh para penulis. Tayang setiap hari memuat fiksimini dan puisi. Kirim naskah Anda ke @bejasaulas@gmail.com

FIKSI

Oleh Cevi Whiesa Manunggaling Hurip “Sudah selesai, Aa. Terima…

FIKSI

Oleh Ria Arista Budhiarti Seorang suami tidak diizinkan masuk…

FIKSI

Oleh Qeis Surya Sangkala Aneh dari tadi suamiku terus-terusan…