PILKADA 2024

Bima Arya Temui Uu, Sinyal Duet di Pilgub Jabar?

×

Bima Arya Temui Uu, Sinyal Duet di Pilgub Jabar?

Sebarkan artikel ini

MEREBEJA.COM – Mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, datang ke Kota Tasikmalaya jelang Pilkada 2024 yang akan digelar pada November mendatang.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu didampingi mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

Keduanya berjalan kaki dari Jalan HZ Mustofa menuju pedestrian Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Bima Arya dan Uu sempat menyapa warga sekitar dan para pedagang kaki lima. Bahkan, mereka sempat membeli peci di salah satu toko busana muslim yang berjejer di area pedestrian Cihideung.

Usai berjalan-jalan di pedestrian Cihideung, keduanya menuju sebuah kafe yang berada di Jalan Tarumanagara dengan naik delman.

Bima Arya mengaku, pertemuan tersebut merupakan ajang bagi para politisi yang akan maju di Pilgub Jabar guna membangun chemistry.

“Saya sengaja pas lagi di Tasikmalaya dan silaturahmi dengan Pak Uu. Beliau kan Wagub selama lima tahun. Pasti banyak ilmunya dan pengalaman, terutama terkait menjalankan pemerintahan dan meraih kemenangan,” kata Bima Arya, Rabu (22/5/2024).

Mereka pun mengaku silaturahmi tersebut berkaitan dengan komunikasi politik menjelang Pilgub Jabar mendatang.

“Alhamdulillah saya bisa silaturahmi dengan Pak Uu. Tadi kita sudah berbicara panjang lebar, berbagi pengalaman bagaimana meraih kemenangan. Saya juga banyak bertanya soal Tasikmalaya kepada beliau,” tutur Bima.

Dia pun mengaku akan terus menjaga silaturahmi dengan Uu, terutama menjelang Pilgub Jabar di akhir tahun mendatang.

“Tentunya kita akan terus melakukan komunikasi dan menjaga silaturahmi untuk sama-sama menjemput takdir,” sambungnya.

Semenatra itu, Uu Ruzhanul menurukan, pertemuan dengan Bima Arya sebagai pertemuan sahabat karib. Dirinya tentu harus menyambut Bima Arya dengan baik saat datang ke Tasikmalaya.

“Apalagi prinsip hidup saya yaitu silaturahmi yang abadi, kalau kepentingan yang kadang-kadang tidak abadi. Artinya, sekalipun tidak ada kepentingan politik dengan Pak Bima Arya, saya sebagai sahabat akan terus menjaga ikatan tersebut,” kata mantan Bupati Tasikmalaya itu.

Kendati pertemuan tersebut juga membicarakan terkait politik, dirinya juga mengaku akan menyerahkan keputusan ke DPP masing-masing, baik PAN maupun PPP.

“Meski ada kepentingan politik, keputusan tetap di DPP masing-masing. Yang pastinya, saya sebagai sahabat yang baik bagi Pak Bima Arya. Kami di DPW PPP sudah rapat. Ada nuansa restu,” katanya.

Menurutnya, hasil pertemuan itu nantinya akan dilaporkan ke DPP PPP. Apakah akan berkoalisi atau tidak, perjalanan komunikasi masih panjang.